harusnya kita semua tau dan menyadari secara penuh bahwa suatu saat kebersamaan itu akan berakhir dan selesai .
jadi untuk apa ditangisi ?
namun, pada kenyataannya kita tidak bisa menahan air mata . karenanya, biarkan saja ia mengalir . tidak perlu diredam, tidak perlu disangkal .
menangis bukanlah cengeng . menangis meredakan rasa sakit . meskipun sama sekali tidak merubah keadaan, meskipun sama sekali tidak menebus kesalahan .
adalah kesalahan saat kita tidak menyadari bahwa dari arah mana pun cinta itu datang, dari arah yang salah atau benar, torehan pertamanya selalu jadi yang paling menyakitkan . mungkin karena kita membuka seluruh hati . mungkin juga karena dia membutakan, hingga tanpa sadar kita melepaskan semua pertahanan diri dan membayangkan versi terindah fairytale yang pernah kita baca dan dengar .membuat kita melayang dan tak sanggup menerima kenyataan saat kita terjatuh .
takdir kadang lucu, ruang yang sama, sudut yang sama, yang satu menjadi objek pencarian bagi yang lain . yang lain adalah objek keinginan bagi yang satu. saling mencari, saling berharap bisa mendapatkan penawar . untuk rasa sakit, rindu, juga harapan .
dan takdir mengatu sepasang cucu Adam untuk tidak saling bertemu, untuk selalu berselisih waktu . agar ia mengerti lelahnya pencarian . sampai akhirnya takdir memutuskan untuk mempertemukan mereka . takdir pula yang membuat mereka mencinta, memiliki, kemudian kembali terpisah . mereka berpisah diiringi luka dan air mata . begitulah takdir membawanya . karena sejatinya, sebelum kita dipertemukan pada yang tepat, kita akan lebih dahulu dipertemukan pada yang salah . tujuannya adalah 1, untuk merasakan sakit. sakit yang mengajarkan kitauntuk menjadi dewasa . seperti halnya orang yang terjatuh, ia akan selau belajar bagaimana untuk tetap berdiri dan tak terluka lagi :)
*sebagian dari posting ini adalah bagian 1 novel yang pernah saya baca. (lupa judul)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar