Senin, 25 April 2011

aku tak butuh pria

aku tak butuh pria yang menanyakan padaku, sudahkah aku makan .. sebab aku tahu, pria yang cerdas, tahu bahwa aku pun bisa mengurus diriku sendiri ..

aku tak butuh pria yang menyuruhku belajar, namun pada saat yang bersamaan ia marah ketika aku terlambat membalas pesannya ..

aku tak butuh pria yang memegang tanganku dengan mesra, sebab yang aku butuhkan adalah seorang pria yang menjauhkan jarak dariku, kemudian berucap “aku menghargaimu”

aku tak butuh pria yang mengajakku memandangi bintang bersama,, sebab aku membutuhkan seorang pria yang mau bermain hujan denganku ..


aku tak butuh pria yang berkata, “selama aku disini aku akan setia” sebab aku membutuhkan seorang pria yang berkata, “aku disini untuk setia selamanya”..

aku tak butuh pria yang menangis saat aku pergi, sebab aku membutuhkan pria yang menahanku saat aku pergi..

aku tak butuh pria yang mengatakan, “ ini privasiku” sebab aku membutuhkan seorang pria yang berkata “aku ingin kau tahu segala hal tentangku”

aku tak butuh pria :)


rain

hujan itu menenangkan,
hujan selalu membawa pada kenangan,
hujan nyanyikan senandung rindu,
hujan buatku tersenyum, walau dalam tangis..
hujan luruhkan air mataku,
hujan ispirasikan aku tentang Tuhan, hidup, cinta, dan mereka ..
hujan hilangkan beban dari pundak ku ..

dan sungguh !
hujan adalah berkah..
sungguh ..
maka jangan takut atas tiap rintiknya,
nikmatilah .. :)

mengapa,??
kuberi alasan padamu teman,

inilah keajaiban hujan :
1. Rata-rata kecepatan jatuhnya air hujan hanyalah 8-10 km/jam.

2. Air jatuh ke bumi dengan kecepatan yang rendah karena titik hujan memiliki bentuk khusus yang meningkatkan efek gesekan atmosfer dan membantu hujan turun ke bumi dengan kecepat-an yang lebih rendah. Andaikan bentuk titik hujan berbeda, atau andaikan atmosfer tidak memiliki sifat gesekan (bayangkan jika hujan terjadi seperti gelembung air yang besar yang turun dari langit), bumi akan menghadapi kehancuran setiap turun hujan

3. Ketinggian minimum awan hujan adalah 1.200 meter.

4. Efek yang ditimbulkan oleh satu tetes air hujan yang jatuh dari ketinggian tersebut sama dengan benda seberat 1 kg yang jatuh dari ketinggian 15 cm.

5. Awan hujan pun dapat ditemui pada ketinggian 10.000 meter.

6. Dalam satu detik, kira-kira 16 juta ton air menguap dari bumi.

7. Jumlah ini sama dengan jumlah air yang turun ke bumi dalam satu detik. Dalam satu tahun, diperkirakan jumlah ini akan mencapai 505x1012 ton. Air terus berputar dalam daur yang seimbang berdasarkan “takaran”.

8. Butiran air hujan berubah bentuk ratusan kali tiap detik.

9. Kalau butiran air hujan itu dibekukan akan membentuk keping kristal yg indah, tidak seperti air biasa yang di bekukan di freezer

10. Setelah hujan turun, tanah, ilalang, rerumputan akan mengeluarkan bau wangi yg khas, senyawa ini dinamakan 'petrichor'.

11. Dan fakta paling misterius dan mengejutkan ilmuan. Hujan memiliki kemampuan untuk menghipnotis manusia untuk me-resonansi-kan ingatan masa lalu. Dan tanpa bisa mendapatkan bukti ilmiah, para ilmuan hanya bisa menyimpulkan “Di dalam hujan, ada lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yg rindu”. Dan pada titik ini, para ilmuan meyakini bahwa manusia biasanya mendapatkan inspirasi.

"Dialah Allah Yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya; maka, apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambaNya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira" (Al Qur'an, 30:48)

salahku..

aku salah,
ya, dari awal aku memang salah,
aku salah karena telah membuka hati..
dan aku salah karena membiarkan kau menetap disana ..

sekarang, biar kuakhiri..
kulepaskan semuanya,
kurelakan semuanya,
dan takkan kucari kembali

hidupmu, jalanilah..
dan aku akan baik baik saja
cintamu, temukanlah,
dan aku akan ada saat kau dilukainya..

janjiku,
yah, kulepas :)

*aku mengenangmu
kali ini bukan dengan tangis,
tapi dengan senyum..
sungguh!

bersama mereka :)

Hidup itu seperti mendaki .
Terkadang, sesekali kita harus melihat kebelakang .
Bukan untuk hidup di masa lalu .
Tp untuk belajar dan bersyukur, bahwa kita pernah melalui jalan yang sulit . Dan lihatlah kita masih baik baik saja .

Sesekali pula kita harus melihat ke dpn, bukan untuk melihat sukarnya jalan yang akan dilalui .
Tp untuk menyiapkan diri menghadapinya ..

At least, seberat apapun medan yg dilalui .
Jangan sibuk dengan dirimu sndri,
lihatlah sekeliling .
Dan sadari bahwa kau dikelilingi pemandangan indah, dan orang orang yang menyayangimu :)


hujan

dalam hujan,
ada lagu, yang hanya bisa di dengar oleh mereka yang rindu :')
 
 

tamu rindu

Sayang, malam ini ada yang bertamu di rumahku
Sepertinya ia spesial,
Tiap kali kulihat wajahnya
Ada yang bergetar
Tiap itu pula,
Aku tersipu
Malu
Sayang, banyak kisah-kisah kita yang kubagi dengannya
Tak satupun terlupa
Dia tak punya tangan
Tak berkaki
Tak punya mata dan telinga


Oh ya, kata orang-orang namanya 'rindu'

Sayang, jangan tutup pintu rumahmu malam ini
Agar 'rindu' tak segan bertamu di sana .
:)

luluhlah

Dan ternyata,
tak hanya aku
disana banyak bidadari menantimu
jangan tutup mata
jangan bekap telinga
luluhlah sayang
biar senyum menghias wajahmu
dan wajahku
agar tak sia harap kosongku
agar tak percuma penantianku
agar nyata impiku
walau bukan aku, tak apa
demi bahagiamu
kukatakan ini, tanpa kemunafikan :)

untukmu

Sayang, indahmu masih seperti dulu .
Belum berubah .
Tak usang .

Ku simpan hatimu,
tak kulepas .
Jangan pula kau ingin melepasnya .

Air mata pernah jadi milikku dan milikmu .
Tak apa,
"cinta yang menjatuhkan airmata adalah cinta yang paling dahsyat ketika dikenang" amboi !
kusalin itu dari seorang sahabat,
untukmu ..
:)

sederhana saja

aku memilikimu seperti si baik memiliki si jahat,
aku merindukanmu seperti bunga merindukan duri,
aku menginginkanmu seperti manusia menginginkan mati,

cintaku sederhana sayang,
sederhana jika kau uraikan dengan cara yang tepat ..
mengertilah :)

untittle

harusnya kita semua tau dan menyadari secara penuh bahwa suatu saat kebersamaan itu akan berakhir dan selesai .

jadi untuk apa ditangisi ?

namun, pada kenyataannya kita tidak bisa menahan air mata . karenanya, biarkan saja ia mengalir . tidak perlu diredam, tidak perlu disangkal .

menangis bukanlah cengeng . menangis meredakan rasa sakit . meskipun sama sekali tidak merubah keadaan, meskipun sama sekali tidak menebus kesalahan .

adalah kesalahan saat kita tidak menyadari bahwa dari arah mana pun cinta itu datang, dari arah yang salah atau benar, torehan pertamanya selalu jadi yang paling menyakitkan . mungkin karena kita membuka seluruh hati . mungkin juga karena dia membutakan, hingga tanpa sadar kita melepaskan semua pertahanan diri dan membayangkan versi terindah fairytale yang pernah kita baca dan dengar .membuat kita melayang dan tak sanggup menerima kenyataan saat kita terjatuh .

takdir kadang lucu, ruang yang sama, sudut yang sama, yang satu menjadi objek pencarian bagi yang lain . yang lain adalah objek keinginan bagi yang satu. saling mencari, saling berharap bisa mendapatkan penawar . untuk rasa sakit, rindu, juga harapan .

dan takdir mengatu sepasang cucu Adam untuk tidak saling bertemu, untuk selalu berselisih waktu . agar ia mengerti lelahnya pencarian . sampai akhirnya takdir memutuskan untuk mempertemukan mereka . takdir pula yang membuat mereka mencinta, memiliki, kemudian kembali terpisah . mereka berpisah diiringi luka dan air mata . begitulah takdir membawanya . karena sejatinya, sebelum kita dipertemukan pada yang tepat, kita akan lebih dahulu dipertemukan pada yang salah . tujuannya adalah 1, untuk merasakan sakit. sakit yang mengajarkan kitauntuk menjadi dewasa . seperti halnya orang yang terjatuh, ia akan selau belajar bagaimana untuk tetap berdiri dan tak terluka lagi :)

*sebagian dari posting ini adalah bagian 1 novel yang pernah saya baca. (lupa judul)

this is me gals :)

Hai, Assalamu Alaikum..

I just don't know what to share about myself haha. 
Oke. Nama saya Nurul Fadhilah, sebagian orang dalam hidup saya memilih memanggil Nurul, dan sebagian lainnya lebih merasa praktis dengan memanggil Noe. Kenapa Noe? semuanya bermula waktu saya masih di bangku SMP. Karena penasaran dengan ejaan lama (u=oe, dan sebagainya) akhirnya suatu hari saya menulis nama saya dengan ejaan Noeroel Fadhilah. And the next day, beberapa teman saya yang iseng membaca tulisan itu iseng memanggil 'Noe'. That's how it begin. Dan sampai saat ini masih banyak yang ngira saya mau ngeren-ngerenin nama Nurul dengan Noe. pfft. Padahal saya jauh lebih suka dengan arti nama yang diberikan kedua orang tua saya 'Cahaya Keutamaan'.

Saya anak tunggal, kelahiran tahun 1993. masih bisa dianggep ABG lah ya (,--)>  (bisain aja, biar cepet :p)
Saat ini saya sedang terjebak di Fakultas Farmasi di salah satu Universitas Negeri di Kota Makassar. Bukannya tidak mau membanggakan universitas saya sehingga saya tidak menyebut namanya. Hanya saya tidak mau Universitas saya yang malu punya mahasiswi kayak gini. Ahihi, I'm not a good pharmacist by the way. :)

Saya suka menulis. And I don't even care kalo orang lain ga suka baca tulisan saya. Toh saya tidak memaksa, dan mereka punya pilihan. Termasuk kamu yang membaca tulisan ini sekarang.

boleh saya membagi 1 tulisan pendek untuk kalian? Boleh aja lah ya~ :D

"The only home that I knew is on my social media page. Where's the real one?'